JAKARTA - Fatwa haram rokok yang dikeluarkan oleh Muhammadiyah maksih menimbulkan pro dan kontra. Namun hal itu, tidak langsung berdampak drastis pada industri rokok dalam negeri.
"Itu hukum agama. Sesama orang-orang Muhammadiyah juga masih pro dan kontra. Kalau ditanya total berapa umat Islam yang ikuti fatwa Muhammadiyah, kembali ke masing-masing. Kalau ditanya pengaruhnya ke industri, itu masih terlalu dini. Karena banyak faktor yang membuat industri rokok kolaps. Selama ini industri masih tetap berjalan seperti biasa, jadi penurunan tidak sedrastis itu," kata Direktur Industri Minuman dan Tembakau Direktorat Jenderal Industri Agro dan Kimia Kementerian Perindustrian Warsono di Jakarta, Senin.
Showing posts with label Fatwa. Show all posts
Showing posts with label Fatwa. Show all posts
Tuesday, 2 November 2010
Cukai Rokok Naik & Fatwa Haram Tak Ganggu Target
JAKARTA - Dirjen Bea dan Cukai Thomas Sugijata berkeyakinan bahwa keputusan pemerintah untuk menaikkan cukai rokok ditambah dengan adanya fatwa haram merokok tidak akan mengganggu target penerimaan cukai yang dibebankan kepada Ditjen Bea dan Cukai.
Pasalnya, untuk menghentikan permintaan terhadap rokok tidak semudah membalikkan tangan. Meskipun rokok diyakini dapat merusak kesehatan namun tetap saja dicari.
Pasalnya, untuk menghentikan permintaan terhadap rokok tidak semudah membalikkan tangan. Meskipun rokok diyakini dapat merusak kesehatan namun tetap saja dicari.
Subscribe to:
Posts (Atom)